Jenis knalpot

25 Aug

Jenis knalpot berdasarkan bentuk (Panjang/Pendek)

Salah satu cara untuk mendongkrak tenaga motor adalah dengan mengganti knalpot ( exhaust ) dengan model racing. Diyakini, knalpot racing lebih ‘lancar’ dalam menyalurkan gas hasil pembakaran. Kebanyakan orang terlanjur menyebut sebuah knalpot yang bentuknya berbeda dengan knalpot standar sebagai knalpot racing. Knalpot racing asli, biasanya didapatkan lewat pesanan khusus.

Ada dua bentuk knalpot racing yang umumnya mudah dibedakan oleh pengendara.

  • Bentuk panjang, jika knalpot tersebut memiliki silencer ( tabung peredam suara ) berada hampir di ujung buritan motor. menggunakan bentuk panjang, yang terasa adalah nafas mesin tiap gigi (terutama di gigi tinggi) terasa lebih panjang ketimbang saat menggunakan knalpot standar. bentuk panjang, lebih cocok dipakai untuk turing ataupun buat pul-kam alias mudik.
  • Bentuk pendek, jika silencer knalpot tidak mencapai buritan ( setengah atau lebih sedikit dari panjang bodi motor keseluruhan ). Jika menggunakan knalpot dengan bentuk pendek, torsi mesin gampang dicapai pada tiap giginya. Bentuk pendek, efektif untuk daerah perkotaan yang sering terjebak macet.

Namun menurutnya jangan mudah terkecoh dengan penjelasan di atas, “Jika pengendara menggunakan bentuk panjang untuk melibas macet, masih sah-sah aja kok. Bukan berarti motor bro akan bermasalah. Menggunakan bentuk pendek untuk turing ataupun perjalan jarak jauh, juga tidak ada masalah dengan tenaga,”

Dalam segi suara, bentuk panjang, biasanya memiliki suara yang lebih lembut dan cenderung ‘bulat’ atau sering disebut orang ‘nge-bass’. Dan bentuk pendek, memiliki suara yang lebih keras dan ‘pecah’ atau sering disebut orang ‘robek’ atau ‘mrepek’.

Pada knalpot racing bentuk panjang, aliran gas buang lama mencapai ujung knalpot sehingga tekanannya melemah ketika keluar. Sedangkan knalpot racing bentuk pendek, di mana tekanan gas buang masih cukup kuat, gas buang sudah mencapai ujung knalpot.

“Itulah yang membuat knalpot bentuk pendek mengeluarkan bunyi yang sangat besar. Ukuran, bentuk corong pada ujung silencer knalpot juga mempengaruhi. Begitu juga dengan karakter saringan dan mutu glass-wool ( gaspul ) yang berfungsi mengolah turbulensi gas buang di dalam silencer, juga turut mempengaruhi,” tambahnya.

Tolong tambahin kekurangannya, bro……

Smoga berguna…………….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: