WANITA TERMULIA

4 Mar

Siapakah wanita termulia di bumi?

Barangkali kita sering melupakan sebuah fakta, bahwa Siti Maryam Bin imramelah wanita yang paling layak menyandang derajat ini.

Dia satu-satu wanita yang namanya diabadikan dalam AI-Qur’an..

MARYAM, ibunda Nabi Isa AS adalah seorang wanita dan tokoh bukan nabi, yang kisahnya didokumentasikan dalam Al-Qur’an. Kisah-kisah tentangnya, dan ntentang keajaiban-keajaiban yang terjadi dalam kehidupannya, diceritakan dalam

Al-Qur’an di beberapa tempat. Bahkan, Al-Qur’an pun mengabadikan namanya dalam salah satu surat, yakni Surat Maryam. Maka karena itu, tak berlebihkan jika kita menempatkannya sebagai satu‑ satunya wanita yang termulia di bumi.

Wanita mulia ini adalah anak lmran. Sejak kecil is diasuh oleh seorang Rasul, yaitu Nabi Zakariya AS, ayahanda Nabi Yahya AS. Hari-hari Maryam dilaluinya dengan selalu bertaqarrub kepada Allah SWT. la adalah seorang wanita Muslimah yang senantiasa menjaga kesucian diri dari perbuatan dan pergaulan yang jahat. Karena kesuciannya itu, maka Allah SWT pun selalu menjaganya dari berbagai perbuatan jahat yang dilancarkan oleh orang-orang yang membencinya. Tak hanya itu, Allah SWT juga menganugerahi berbagai macam karomah yang sangat luar biasa kepadanya. Dan beberapa di antaranya tercantum dalam Al-Qur’an. Berikut adalah beberapa contoh tentang karomah yang pernah terjadi pada diri Maryam: Pertama, sebagaimana dikisahkan dalam AI-Qur’an, setiap kali Maryam bertaqarrub kepada Allah SWT di dalam mihrabnya, selalu ditemukan makanan di dekatnya. Keajaiban ini disaksikan sendiri oleh Nabi Zakariya AS, yang selalu setia mendidik dan mengasuhnya.

Pada mulanya Nabi Zakariya merasa keheranan, dari manakah hidangan itu datangnya? Pasalnya, is tak merasa menyiapkannya, juga Maryam sendiri tak pernah terlihat membuatnya. “Hai Maryam, dari manakah kamu memperoleh hidangan itu?” tanya Zakariya suatu saat, tak sanggup menahan rasa penasarannya. “Hidangan ini dari Allah. Sesungguhnya Dia memberi rizki kepada siapa saja yang dikehendakiNya, tanpa harus melalui perhitungan !” jawab Maryam yang ketika itu usianya masih sangat kanak-kanak. Mendengar jawaban tersebut Nabi Zakariya AS sudah barang tentu sangat terkagum-kagum. la pun semakin hati-hati dalam menjaga anak asuhnya ini. Kedua, suatu scat Jibril AS datang menemui Maryam yang sedang bertaqarrub di dalam mihrabnya. Kedatangan Jibril atas perintah Allah SWT, dengan membawa sebuah kabar gembira sekaligus sangat mengejutkan. Tentu saja Maryam saat itu kaget bukan main dengan kehadiran malaikat Jibril, yang menjelma sebagai seorang lelaki dan tahu-tahu sudah ada di hadapannya. “Aku berlindung kepada Allah dari kejahatan yang akan kamu lakukan,” kata Maryam yang belum menyadari bahwa sang tamu tak diundang sebenarnya

Bagaimana mungkin dia harus hamil,padahal sebelumnya tak ada seorang lelaki pun yang pernah menyentuhnya?

Demikian yang ada dalam pikiran Maryam. “Bagaimana mungkin aku akan mempunyai seorang anak laki-laki sementara tak sekali pun aku tersentuh oleh seorang lelaki? Aku pun tak pernah melakukan hal-hal yang nista, lalu bagaimana hal itu akan terjadi ‘ tanya Maryam. Lalu malaikat Jibril pun menyadarkan Maryam, bahwa semua itu adalah kehendak Allah SWT. Dia adalah Maha Kuasa atas segala-galanya. Sesuatu yang dianggap sulit bagi manusia, tidak demikian dengan Allah SWT. Akhirnya Maryam menjadi sadar. Dan sebagaimana yang dikabarkan dalam Al-Quran, malaikat Jibril AS lalu meniup perut Maryam. Pada saat itulah keajaiban terjadi. Sungguh luar biasa! Dalam sekejap tiba-tiba perut Maryam membesar dan di dalamnya terdapat janin, yang kelak terlahir sebagai Nabi lsa bin Maryam AS.

Kalau kita perhatikan baik-baik, ada beberapa keajaiban yang dapat kita temukan, sekaitan dengan kehamilan Maryam ini. Misalnya, dia hamil tanpa melalui proses alamiah sebagaimana dialami wanita-wanita lain. Maryam hamil tanpa melalui proses reproduksi, tidak dengan cara bertemunya antara set telur dengan sperma. Dan hal ini sungguh tak masuk akal. Selain sebagai sebuah mukjizat, kehamilan seperti yang dialami oleh Maryam tak akan pernah teriadi dimuka bumi.

Kemudian, tidak seperti kehamilan‑ kehamilan pada wanita normal, apa yang dialami oleh Maryam tidak melalui proses tahapan kehamilan muda hingga kehamilan tua. Pada saat malaikat Jibril ASAI-Qur’an meniupkan ruh ke perut maryam, pada saat itu jugs di dalam perut wanita suci ini muncul sesosok janin yang slap dilahirkan. Keajaiban-keajaiban ini tentu saja tak bisa dinalar dengan kerangka berpikir yang rasional. ltulah bukti-bukti supranaturalistik yang diberikan olehNya, supaya manusia menyadari bahwa Allah SWT itu adalah Dzat Yang Maha Kuasa untuk menjadikan segala sesuatu.

Tetapi, sebagaimana peristiwa-peristiwa irrasional yang lain, keajaiban dari kehamilan Maryam ternyata bukan menyebabkan kaumnya menjadi beriman kepada Allah SWT, malah justru sebaliknya, mereka tetap ingkar dan bahkan menuduh Maryam sebagai wanita hina.

Dikisahkan, dengan kehamilan yang ajaib itu, tak pelak lagi hari-hari dilalui Maryam dengan menanggung beban yang terasa begitu berat. Pasalnya, semua orang menuduh bahwa dia telah berbbat nista. Maka, Maryam pun akhirnya pergi dari kampungnya menuju suatu tempat untuk melahirkan anaknya.

Langkah kaki Maryam telah membawanya ke suatu tempat yang sepi, tandus dan kering. Namun untungnya dia menemukan sebatang pohon kurma besar, yang bisa digunakan untuk sedikit berlindung dari panasnya terik matahari yang sangat menyengat.

Di tempat ini dia serasa tak kuat lagi untuk menahan rasa sakit pada bagian perutnya. Dia merasa bahwa detik-detik melahirkan akan segera tiba.

Maka dengan mengerahkan segenap tenaganya yang masih tersisa, Maryam berusaha melahirkan anak yang di kandungnya. Dan atas pertolongan Allah SWT, maka terlahirlah sesosok bayi dengan selamat, sehat wal afiat.

Ada beberapa keajaiban lagi yang terjadi, sesaat setelah Maryam  melahirkan bayi Isa. Pada waktu wanita suci ini Ielah bersalin, dan dengan sisa-sisa rasa sakit yang masih terasa, dia kebingungan. Betapa tidak, di tempat tersebut tidak ada siapa-siapa, sekaligus juga tak ada apa-apa yang bisa dimakan. Padahal perutnya terasa sangat lapar dan haus. Lalu, harus kepada siapakah is memohon pertolongan?

Pada saat akal sudah tidak bisa lagi memperhitungkan hal-hal yang akan terjadi, dan pada saat Maryam sudah tidak tahu lagi apa yang harus diperbuat, maka Allah SWT. Pada saat inilah keajaiban ketiga terjadi dalam diri Maryam. Malaikat Jibril turun dari langit dan menyampaikan kabar gembira. “Janganlah kamu bersedih, sebab Allah telah menjadikan anak sungai di bawah tempat kamu duduk. Dan jika engkau ingin makan, maka tinggal menggoyangkan pohon kurma. Pastilah engkau akan mendapatkan buahnya dari pohon tersebut!” kata malaikat Jibril AS. Maryam kini agak sedikit legs. Setidak‑tidaknya kelelahan dan kesakitannya mulai terobati. Rasa lapar dan haus, tidak lagi menjadi masalah. Di bawah tempat duduknya, mendadak ada air mengalir deras, padahal tempat itu tandus sekali. Dia pun bisa makan sesukanya sebab pohon kurma selalu memberinya buah segar setiap kali digoyangkan. Padahal pohon ini, tadinya tampak telah mati bahkan kering.

Nah, sahabat Histeri yang budiman, sebenarnya kisah tentang Siti Maryam wanita suci luar biasa ini, masih sangat panjang. Tetapi  hanya ini yang bisa saya sampaikan. Mudah-mudahan ada manfaatnya untuk menambah keimanan kita kepada Allah SWT. Amin ya robbal alamiin!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: