Archive | Closed Circuit Television (CCTv) RSS feed for this section

CCTV dalam management

8 Sep

CCTV dalam Management Hotel

Closed-circuit television camera telah banyak digunakan dalam hotel industri, tetapi itu bukan solusi dari semua masalah yang behubungan dengan kejahatan . Dalam beberapa kasus bisa mengakibatkat lebih banyak ruginya daripada bergunanya.
Sejalan dengan berkembangnya teknologi, CCTv equipments juga berkembang ke semua industry.
CCTV sangat membantu penegakan hokum. Manajement tinggal mengkopy data, gambar ataupun video dan menyerahkannya pada pihak yang berwajib.
Walaupun pemakaian CCTV bertambah, meskipun itu bukan solusi dari semua masalah. Ada tiga alasan utama untuk memasang CCTV camera di area hotel;
Melindungi pelanggan.
• Melindungi Asset
• Sebagai access kontrol
Ketika CCTV camera di gunakan sebagai pengindentifikasikan kejahatan, CCTV operator juga harus memonitor tamu/pelanggan. Jangan memasang CCTV camera jika anda tidak bisa merespon apa yang terlihat untuk mengarahkan, membantu dan melarang tamu. Tamu melihat CCTV dan mengira ada seseorang yang memonitor mereka melalui CCTV. Jangan kecewakan asumsi dari tamu. CCTV merupakan tidak dapat bekerja sendiri, untuk melayani tamu di butuhkan kerjasama seluruh team, apalagi security.
Dalam pengawasan terhadap Tamu
Adanya CCTV cameras memang mengurangi niat orang untuk melakukan kejahatan, lucunya cctv telah dipasang tapi tidak ada operator untuk merespon activitas yang perlu di tindak lanjuti dan terpampang dengan jelas ‘ ADA CCTV’. Karena itulah di beberapa hotel adanya CCTV Operator untuk melindungi tamu dan ataupun melayani tamu. Salah satu kebijaksanaan terbaik yang di lakukan manejemhotl yang erleak di senayan adalah GUEST RECOGNITION, yg merupakan kebijaksanaan yg memang banyak berpengaruh dalam pelayanan terhadap tamu.
JANGAN MEMASANG CCTV JIKA TIDAK BISA MERESPON karena tamu mengetahui adanya CCTV dan mereka beranggapan ada orang yang mengawasinya.
Bebera hotel  mengandalkan recording dari pada memonitornya itu merupakan tindskan yang menunggu masalah. Karena kebutuhan tamu harus di respon dengan cepat. Bagaimana bias di lakukan melalui rekaman, itu hanya bias sebagai review ataupun bukti kejahatan.
Hotels menggunakan CCTV cameras untuk melindungi atau melayani tamu , dengan di monitor oleh staff members yang terlatih dan responsif.

PERAN CCTv Operator

8 Sep

PERAN  CCTv  Operator

Teknologi CCTV bertalatarbelakang pada pengawasan object vital yang terus menerus. Hanya pemeritah dan atau angkatan bersenjata yang menggunakan teknologi ini pada awalnya kini sector swasta pun menggunkannya tidak hanya dalam skala besar, satuan pun ada.
Pengguna CCTV dari yang menggunkan DVR (Digital Video Recording) untuk merekam capture dari CCTV tersebut dengan batasan peyimpanan sesuai dengan besar kapasitas harddisk ygn di pakai. Maksudnya semakin besar kapasitas harddisknya, semakin lama data capture bisa di simpan. Sampai CCTV live yang hanya bisa melihat kejadian sekarang, tidak bias putar ulang di karenakan tidak menggunakan alat penyimpanan seperti DVR ataupun computer.
Penggunaan PC dengan menggunakan webcam sebagai CCTV telah di bahas pada artikel sebelumnya.
CCTV berdasarkan Operator
• CCTV Live
Biasa di temukan pada toko atau warung yang monitornya terdapat pada kasir jadi kasir merangkap sebagai operator CCTV.
Kelemahannya, bagaimana jika terjadi sesuatu dan kasir tidak meliihat karena sibuk melayani pelanggan. Dan CCTV disini hanya sebagai pelegkap.

• CCTV Backup
CCTV seperti ini di dukung oleh alat alat yang bagus menggunakan DRV dan ada juga operator. CCTV seperti ini biasa kita temui pada mesin ATM atau ruangannya. Jika terjadi sesuatu hal di dalam ruang atau mesin ATM itu, kita akan mengetahuinya setelah kejadian atau adanya laporan kejadian baru data rekman yang ada di harddisk baru di reviw.
Kelemahanya, tidak dapat membantu pelanggan langsung hanya backup saja.

• CCTV Service
Bagian ini mencakup dua bagian di atas karena CCTV berteknologi dengan pengawasan 24 jam dari operator.

JOB DESK CCTV

8 Sep

JOB DESK CCTV

Sistem Managerial CCTV

Structur CCTV di dalam sebuah department sendiri yang di kelola oleh seorang manajer.
Seorang manejer CCTV bertangung jawab ke pada pemilik dan Manajemen yang mempunyai wewenang sebagai berikur ;

(a) Staff management;
(b) Memastikan SOP di jalankan oleh staffs.
(c) Pengawasan staffs untuk melakukan pekerjaan sesuai dengan prosedur dan kebijaksanaan manajemen.
(d) Kontrol and security
(e) Mengamankan data
(f) Membeikan ijin kepada orang lain yang menginginkan data atau gambar dan diketahui oleh pemilik atau manajemen
(g) Koordinasi dengan pihak berwajib jika diperlukan
(h) Memberikan data pada pihak ke tiga yang mempunyai hak dalam hukum.
(i) Memelihara peralatan untuk mendapatkan kualitas gambar dan pengawasan yang dilakukan oleh operatir dengan maxsimal

Seorang manajer CCTV mempunyai tanggungjawab untuk menjalankan semua SOP. Memastikan semua system berjalan sesuai dengan fungsi dan manfaatnya.

Seorang manajer mempunyai tanggungjawab sehari hari dalam pengawasan CCTV yang di lakukan oleh operator.

Seorang manajer mempunyai tanggungjawab untuk kerahasian dari data yang tersimpan, menindak lanjuti hasil dari pengawasan operator yang berhubungan tindakan undisipliner dari staff department lain.

Seorang manajer CCTV BUKAN DATA CONTROLLER, hanya pengolah data. Data controller adalah pemilik dan manajemen. Oleh karena itu hal hal yang berhubungan deangan data yang tersimpan harus disetujui oleh pemilik dan atau manajemen.

 

Supervisor

Supervisor mempunyai tanggungjawab untuk memastikan setiap waktu bahwa semua system dan alat bekerja sesuai dengan fungsi dan manfaatnya dan melaporkan dengan segera kepada manajer prihal kejadian yang terekam yag berhubungan dengan tamu dan atau staffs.

Supervisor memastikan semua operator menjalankan tugasnya secara efisien dan bertanggung jawab. Ini termasuk pengecekan ststem dan equipment setiap harinya jangan sampai data tidak terekam. Untuk memastikan todak adanya sabotase daru puhak luar.

Supevisor harus dapat mengambil keputusan dengan cepat yang prihal incident yang berhubungan dengan karyawan atau tamu seperti;
• Electricity failure
• Tamu terjebak dalam elevator
• Tamu terjebak dalam tangga darurat
Operator

Operator bekerja di bawah pengawasa manajer dan supervisor dan sesuai dengan SOP yang ada.

Operator harus mempunyai intregitas yang tinggi juga dapat menyimpan rahasi and Tidak hanya memperhatikan kepentingan manajemen tetapi juga menghormati privasi mereka.

Operator harus mempunyai penglihatan yang bagus, dalam melaksanakan tugasnya sehari hari. Haram hukumnya operator yang tidur dalam melaksanakan tugasnya.

Operator bertanggung jawab untuk mengambil tindakan yang sesuai yang berhubungan dengan kejadian yang terekam oleh CCTV berdasarkan arahan dari supervisor dan atau manager. Semua kejadian harus tercatat berdasarkan urutan waktu yang terdapat pada DVR. [Untuk mempermudah dalam mereview kejadian atau membuat rekaman]

Operator bertanggung jawab untuk melaporkan semua kerusakan dari system atau alat kepada supervisor atau manajer. Untuk memastikan todak adanya sabotase daru puhak luar.

Operator harus menguasai system dan semua peralatan untuk melaksanakan tugasnya dngan baik. Menguasai area yang tidak di cover oleh CCTV. Mengetahui letak dan cover area CCTV. Pastikaan log sesuai dengan data rekaman baik waktu atau gambar.

Operator harus mempunyai pengetahuan SOP

Tutorial membuat CCTV dengan webcam

30 Aug

menggunakan webcam bukan CCTV asli??

  1. CCTV itu masih mahal sob, kalau webcamkan murah meriah.
  2. Tidak membutuhkan alat tambahan lagi, beda dengan CCTV.
  3. Dan, tidak terlalu sulit untuk dicoba untuk kalangan pemula seperti saya ini.

Di atas itu bisa dikatakan kelebihan dari webcam, sedangkan untuk kekurangan webcam seperti :

  1. Jarak tidak terlalu panjang, karena menggunakan kabel USB. Mungkin max 10 M.
  2. Silahkan cari tau sendiri yah, hehehe.

Sebelum kita mencoba tutorial membuat CCTV dengan webcam, ada baiknya sobat blogger menyiapkan perlatan terlebih dahulu. Continue reading

CCTV Internet

29 Aug

Evolusi teknologi network saat ini telah mempengaruhi bagaimana manusia berinteraksi dan berkomunikasi. Akibatnya, teknologi network juga mempengaruhi berbagai teknologi lainnya menuju dimensi baru dalam berinteraksi. Hal ini juga terjadi dalam surveillance technology(CCTV). Kemajuan dan penggunaan network teknologi (Intranet and Internet) secara meluas membuat teknologi ini menjadi alternatif medium transmisi yang efektif. Artikel ini mencoba membantu pembaca untuk memahami penggunaan teknologi network (Intranet / Internet) untuk diintegrasikan dengan surveillance technology.

Tradisional Analog CCTV Teknologi menggunakan Coaxial Cable sebagai medium untuk mengirimkan streaming video menuju alat perekam ataupun monitor. Untuk mengintegrasikan teknologi network dengan CCTV Teknologi maka analog data yang dikirim oleh CCTV harus dikonversi menjadi data digital. Proses dari analog menjadi digital ini dapat dilakukan pada berbagai fase / tahap seperti terlihat pada diagram di bawah ini.

 

Continue reading

%d bloggers like this: