Archive | Motor RSS feed for this section

Ban Tubless sering kurang angin

22 Mar

Beberapa hari yang lalu saya baru saja menggati ban tubless, tapi tiap dua hari sekali ban tersebut kurang angin. Saya mampir ke tempat tambal ban dan kemudian ban tersebut di check oleh tukang tambal ban dengan cairan sabun, anenya tidak ada indikasi kebocoran pada ban tersebut. Ini terjadi beberapa kali dan akhirnya saya memakai ban dalam untuk ban tubless saya.

(kenapa pake ban dalam kalo ban tumbless????) Ini merupakan pemikiran saya dan mungkin sebagian dari bro and sist karena harga ban tubless yang lebih mahal dari ban biasa dan mengeluarkan uang extra untuk membeli ban dalam lagi.

Setelah browsing dan check n recheck ternyata ada beberapa sebab ban tubless kurang angin antara lain ban yang kurang pas dengan velg dan velg yang kurang sempurna atau spaleng. itu menyebabkan ban yang tidak menempel dengan sempurna dan menyebabkan celah untuk udara keluar.

Kendala yang terjadi pada ban tubless saya adalah velg yang tidak sempurna atau spaleng dan saya menemukan solusi sementara sampai saya bisa ganti velg baru nih….

kita pompa terlebih dulu ban sepeda motor paling tidak 40 psi, mengapa harus dipompa cukup keras, hal ini dikarenakan dengan tekanan ban seperti diatas bocor sekecil apapun jika memang ada akan mudah terlihat dan terdeteksi. Setelah ban dipompa atau diberi tekanan seperti yang sudah saya sebutkan langkah selanjutnya adalah memberi air sabun pada area disekitar pinggiran velg dan tunggu paling tidak 10 hingga 15 menit, karena jika bocornya sangat halus tidak akan langsung kelihatan tapi harus ditunggu beberapa saat.
Apabila sudah kelihatan bocornya dan sudah pasti karena velgnya yang bermasalah maka langkah-langkah untuk menanganinya adalah sebagai berikut :
• lepaskan terlebih dulu ban dari velgnya,
• bersihkan velgnya menggunakan amplas kasar,
• berikan sealent atau lem kaca,
• pasang kembali ban pada velgnya dan
• pompa dengan ukuran 35 psi

Biarkan ban dengan tekanan seperti itu paling tidak selama 2 hari baru kemudian dikempeskan sesuai dengan ukuran tekanan angin yang anda inginkan, hal ini perlu dilakukan dengan tujuan agar slier atau lem kacayang kita oleskan pada velg benar-benar merekat dan menempel dengan baik.
Cara ini biasanya berhasil dengan baik untuk mengatasi bocor pada ban tubles yang disebabkan karena velgnya bermasalah, dengan catatan kondisi velgnya tidak terlalu parah, namun jika kondisi velgnya sudah sangat parah lebih baik jangan dipaksakan untuk ban tubles, tapi gunakanlah ban dalam saja.

Semoga bermanfaat kalo ada pendapat yang lebih baik tolong di share …

Salam satu aspal

WARNA KABEL MOTOR

8 Sep

ARTI KODE WARNA KABEL MOTOR

HONDA
Hijau                          : (-) Masa, berlaku untuk semua negatif
Merah                        : (+) Aki
Hitam                         : (+) Kunci kontak
Putih                           : (+) Alternator pengisian (+) Lampu dekat
Kuning                       : (+) Arus beban ke saklar lampu
Biru                             : (+) Lampu jauh
Abu-abu                    : (+) Flaser
Biru laut                    : (+) Sein kanan
Oranye                      : (+) Sein kiri
Coklat                        : (+) Lampu kota
Hitam-Merah         : (+) Spul CDI
Hitam-Putih           : (+) Kunci kontak
Hitam–Kuning       : (+) Koil
Biru-Kuning            : (+) Pulser CDI
Hijau-Kuning          : (+) Lampu rem

KAWASAKI
Hitam-Kuning        : (-) Masa
Putih-Merah           : (+) Aki
Merah-Hitam         : (+) Lampu depan jauh/dim
Merah-kuning       : (+) Lampu depan dekat
Abu-abu                  : (+) Sein kanan
Hijau                          : (+) Sein kiri
Biru                            : (+) Lampu rem
Merah                       : (+) Lampu belakang
Coklat                       : (+) Klakson

SUZUKI
Hitam-Putih             : (-) Massa, berlaku untuk semua negatif
Putih-Merah            : (+) Pengisian dari magnet
Kuning-putih           : (+) Untuk ke penerangan
Merah                         : (+) Aki
Oranye                       : (+) Kunci kontak
Abu-abu                   : (+) Lampu belakang
Putih-Hitam            : (+) Lampu rem
Hijau muda              : (+) Sein kanan
Hitam                         : (+) Sein kiri
Kuning-putih          : (+) Lampu depan
Putih–Biru               : (+) Koil ke CDI
Biru-Kuning            : (+) Pulser ke CDI

YAMAHA
Hitam                      : (-) Masa, berlaku untuk semua negatif
Merah                     : (+) Arus positif dari Aki
Kuning                    : (+) Lampu depan jauh
Hijau                       : (+) Lampu depan dekat
Coklat                     : (+) Sein kiri
Hijau                       : (+) Arus beban (penerangan dll)
Putih-Merah        : (+) Pulser CDI
Hijau-Hitam         : (+) Rem

UKURAN PELEK DAN BAN

5 Mar

 

Lepas booming “ban cacing” dengan ukuran ceking, belakangan banyak pengendara sepeda motor bangga dengan ban oversize. Ironis! Tidak direkomendasikan, tetapi bisa menjadi tren.

Anggapan salah pun terjadi bahwa “semakin lebar tapak ban, daya cengkeramnya semakin kuat”. Rumus ini benar untuk mobil. Jika diterapkan pada sepeda motor, ban itu harus diimbangi dengan pasanganya, yaitu pelek yang juga lebar. “Jangan mengganti bannya doang. Pelek juga harus dilebarkan agar ban tidak mengotak,”.

tips yang aman dalam mengubah ukuran ban: Continue reading

Honda CB100

5 Mar

Honda CB100

Salah satu varian sepeda motor yang melegenda dan sangat mudah untuk dijadikan sebagai basis modifikasi adalah varian Honda CB 100. Mesinnya mudah di bore up dengan seher Tiger atau bisa dengan Generasi GL seperti GL 100 dan GL Pro. Untuk bagian yang lain seperti shock breaker serta sasis, juga mudah untuk dicangkoki dari komponen motor lainnya. Honda CB juga cocok sebagai basis modifikasi jenis modifikasi flat tracker, street tracker, jap’s style serta klasik
Sedikit sejarah tentang Honda CB 100.

Continue reading

Bodi Plastik Berisik

27 Jan

Trik Atasi Bodi Plastik Berisik

Desain motor saat ini makin gaya dan modern. Berbagai bentuk yang dinamis, sungguh berbeda dengan rancangan beberapa masa lalu. Tentu ini terjadi karena bahan baku pembuat bodi semakin baik dan sudah ada teknologi yang mendukungnya. Continue reading

%d bloggers like this: